Style Sampler

Layout Style

Patterns for Boxed Mode

Backgrounds for Boxed Mode

Pengukuran Lahan Bandara Ricuh

Pengukuran Lahan Bandara Ricuh

Kulonprogo, www.jogjatv.tv – Pengukuran dan pematokan lahan bandara di Pedukuhan Sidorejo, Desa Glagah, Kecamatan Temon, Kulonprogo, Jumat (18/12) diwarnai kericuhan. Kericuhan terjadi saat Satgas A dan B Badan Pertanahan Nasional hendak menerobos kerumunan warga yang tergabung dalam Paguyuban Wahana Tri Tunggal (WTT), yang berusaha menghalangi kegiatan pengukuran lahan bandara di wilayah Padukuhan Sidorejo. Massa WTT sempat hendak merebuat alat pengukur yang dibawa petugas namun dapat dicegah oleh aparat kepolisian yang berjaga di tempat tersebut. Tim pengukur ahkirnya mundur dan melakukan pengukuran di lahan yang sudah memperoleh ijin pemiliknya. Meski pemilik hadir di lokasi dan mengijinkan, namun saat penitikan lahan petugas harus memasang garis polisi, agar tim dan pemilik lahan agar tak terganggu. Untuk memecah konsentrasi massa, Satgas A dan B pun berpencar ke titik lain. Hal ini kemudian memicu kemarahan massa WTT yang kemudian mengusir tim agar keluar dari wilayah mereka. Aksi massa ini sempat memacetkan arus lalu lintas, pengguna jalan pun memilih memutar balik menghindari massa yang berkerumunan di jalan. Massa WTT menilai pengukuran yang dilakuakn tim satgas BPN menyalahi aturan, yang disepakati kedua belah pihak.

 

Sementara itu, Kasie Survey dan Pengukuran BPN Kulonprogo, Obed Tri Pambudi, menganggap penitikan lahan lokasi bandara di wilayah Pedukuhan Sidorejo sudah selesai. Data yang bisa di ambil hari ini akan dicocokkan dengan surat kepemilikan tanah di balai desa. Tim Satgas BPN masih mempunyai waktu hingga akhir bulan untuk menyelesaikan pengukuran dan pematokan. Waktu yang tersisa selama kurang lebih dua minggu ini akan dipergunakan tim untuk menyelesaikan pengukuran dan pematokan di Pedukuhan Kragon 2, Desa Palihan. (Muhammad Sugeng)

Share this with friends

Comments are closed.