Style Sampler

Layout Style

Patterns for Boxed Mode

Backgrounds for Boxed Mode

Merti Dusun Glendongan Tambakbayan

Merti Dusun Glendongan Tambakbayan

Sleman, JOGJA TV|  Kehidupan masyarakat Jawa akrab dengan symbol. Symbol dipakai  sebagai sarana untuk mengungkapkan segala sesuatu termasuk dalam mengungkapkan rasa puji syukur dan memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Masyarakat Jawa biasa menghadirkannya dalam bentuk upacara adat merti desa. Ini pula yang dilakukan oleh warga Dusun Glendongan, Tambakbayan, Catur Tunggal, Depok, Sleman. Setiap setahun sekali tepatnya pada tanggal 15 dzulhijah warga setempat menggelar acara merti dusun Glendongan. Dalam upacara ini warga mempersembahkan gunungan sebagai ungkapan syukur atas limpahan rejeki yang telah mereka terima.

SEGMEN 1.mpg_000216040

SEGMEN 1.mpg_000125080

Gunungan yang dipersembahan oleh warga Dusun Glendongan, Tambakbayan tidak hanya gunungan hasil bumi yang berupa sayuran dan buah-buahan tetapi mereka juga mempersembahkan gunungan ikan yang merupakan potensi yang ada di desa setempat.

SEGMEN 1.mpg_000446080

SEGMEN 1.mpg_000499000

Menurut Dukuh Tambakbayan, Widodo mayoritas warga Tambakbayan yang berada di sebelah timur merupakan petani ikan. Setiap perayaan merti dusun warga yang bermatapencaharian sebagai petani ikan di desa tersebut dengan sukarela menyumbangkan ikan hasil pertanian mereka. Sebanyak tujuh kuintal ikan terdiri dari nila, bawal, grascap dan lele mereka persembahkan untuk perayaan merti dusun tersebut. Desa Tambakbayan sendiri terdiri dari 3 dusun meliputi Tambakbayan, Glendongan dan Babarsari.

SEGMEN 1.mpg_000250400

Perayaan Merti Dusun Glendongan Tambakbayan begitu meriah dengan hadirnya kirab gunungan, pertunjukan kesenian dan partisipan warga yang mengikuti kirab. Warga pun tampak antusias menyaksikan jalannya kirab beserta atraksi kesenian yang ditampilkan. Peserta kirab tidak hanya diikuti oleh warga asli Tambakbayan tetapi juga diramaikan oleh anak-anak kos yang tinggal di desa tersebut. “Anak-anak kos yang tinggal di sini terdiri dari beberapa suku, semuanya kami tampilkan dalam kirab budaya”, kata Widodo.

SEGMEN 1.mpg_000436920

SEGMEN 1.mpg_000206640

SEGMEN 1.mpg_000234400

SEGMEN 1.mpg_000270040

Ketua Panitia, H. Agus Santosa, SP, MSi. Mengatakan suguhan kesenian yang ditampilkan dalam kirab diantaranya  pasukan berkuda, bergodo prajurit, tiga buah gunungan, dan partisipan dari potensi yang ada di masyarakat. Jalannya kirab makin meriah dengan hadirnya kesenian dari daerah lain yang ditampilkan oleh anak-anak kos. Hal ini menunjukkan kebhinekaan Indonesia. “Kita memberikan kesempatan kepada potensi anak-anak kos yang ada di sini tampil menunjukkan kebersatuan kita,” kata Agus Santosa.

SEGMEN 1.mpg_000151760

SEGMEN 1.mpg_000424960

SEGMEN 1.mpg_000358320

SEGMEN 2.mpg_000133640

SEGMEN 2.mpg_000157520

Kirab tersebut menempuh jarak sekitar 1,5 KM dengan mengambil start dan finish di Balai Dusun Tambakbayan. Di sepanjang jalan yang dilalui kirab waga tampak antusias menyaksikannya. Event ini menjadi hiburan tersendiri bagi warga masyarakat setempat.

SEGMEN 2.mpg_000090760

SEGMEN 2.mpg_000104200

SEGMEN 2.mpg_000120520

Seusai kirab warga kemudian berkumpul bersama di halaman Balai Dusun Tambakbayan. Mereka bersiap mengikuti rebutan gunungan . acara ini merupakan moment yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Mereka berdesak-desakan untuk bisa mengambil bagian dari gunungan. Rebutan gunungan menjadi satu bentuk ngalab berkah. Oleh karena itu bagi mereka yang berhasil mendapatkan bagian gunungan tentu sangat gembira. Dalam waktu sekejab gunungan tersebut habis direbut warga yang datang.

SEGMEN 2.mpg_000295960

SEGMEN 2.mpg_000348360

Setelah rebutan gunungan warga pun bersiap mengikuti pesta rakyat untuk makan bersama. Pesta rakyat ini merupakan wujud dari hasil penerimaan kos-kosan yang dimiliki oleh warga setempat. Apapun yang dimiliki oleh warga baik hasil bumi, hasil panen ikan maupun pendapatan penerimaan kos semuanya dikeluarkan oleh warga dalam perayaan merti dusun tersebut. Pesta rakyat ini merupakan bentuk shodaqoh warga untuk berbagi kebahagiaan bersama. Berbagai jenis masakan, terutama menu ikan disajikan dalam acara ini. Setiap warga yang datang dipersilahkan untuk makan. Acara pesta rakyat menjadi media untuk mempererat persaudaraan antar warga.

SEGMEN 3.mpg_000072040

SEGMEN 3.mpg_000041400

SEGMEN 3.mpg_000244840

SEGMEN 3.mpg_000056960

SEGMEN 3.mpg_000027760

SEGMEN 3.mpg_000059560

SEGMEN 3.mpg_000262360

Sebagai puncak dari kegiatan merti dusun digelar wayang kulit semalam suntuk oleh dalang Ki Alfian Anggoro Mukti  dengan lakon Wahyu Seto Kumolo.

SEGMEN 3.mpg_000141560

SEGMEN 3.mpg_000130800

Melalui upacara Merti Dusun Glendongan Tambakbayan warga masyarakat berharap agar di tahun-tahun mendatang Allah akan lebih banyak lagi mencurahkan kenikmatannya, baik berupa rejeki, kesehatan dan keselamatan. Sehingga seluruh warga desa akan mendapat kehidupan yang tata tentrem kerta raharja. (Rum) Sumber : Adiluhung, selasa 29/08/17)

Tags

Category

Share this with friends

Comments are closed.

Baca Juga:close